Pemasaran Global
Pengertian Pemasaran
Global ( Globalisasi Pasar )
Pemasaran global adalah proses menfokuskan sumber daya (manusia, uang, aset
fisik) dan tujuan-tujuan dari suatu organisasi untuk memperoleh kesempatan dan
menanggapi ancaman pasar global.Pasardemikian biasanya tercipta karena
adanya konsumen yang lebih menyukai produk standar , harga murah, dan karena
adanya perusahaan global yang memanfaatkan jaringan operasi dunia mereka untuk
bersaing dipasar-pasar global.
Dimensi-dimensi utama dalam pemasaran global:
1.
Lingkungan pemasaran global
2.
Segmentasi pasar global
3.
Pemasaran dengan sasaran global
4.
Merumuskan strategi dan rencana pemasaran global
5.
Bauran pemasaran global
6.
Mengelola dan memimpin usaha pemasaran global.
Sementara itu, defenisi yang lebih luas dikemukakan oleh Giddens (1999)
yang merumuskan globalisasi sebagai “interkoneksi sedunia pada level kultural,
politik dan ekonomi yang dihasilkan dari eliminasi hambatan-hamabatan
komunikasi dan perdagangan”. Dengan kata lain, Giddens meyakini bahwa
globalisasi merupakan proses konvengensi aspek-aspek budaya, politik, dan
ekonomi dalam kehidupan.
Dalam konteks globalisasi, intensitas dan lingkup kompetisi sangat
kompetitif dan luas. Pesaing yang dihadapi sebuah perusahaan tidak lagi datang
dari kawasan atau wilayah geografis setempat. Tetapi raksasa global dari
mancanegara hadir untuk saling berebut pasar, sebagian industri mengalami
globalisasi yang dipicu oleh 4 faktor utama yang disebut 4C : Customers,
Cost, Country, dan Competition (Yip, 1995).
·
Faktor pelanggan ( customers drivers )
Faktor ini merupakan pemicu globalisasi pasar yang paling kuat. Ada lima
karakteristik utama pasar internasional yang menyebabkan perusahaan-perusahaan
berminat menerapkan strategi pemasaran global :
1.
Kesamaan kebutuhan konsumen.
2.
Pelanggan global.
3.
Saluran distribusi global.
4.
Tranferable marketing.
5.
Leadign markets.
Faktor biaya (cost drivers)
Faktor biaya tergantung pada aspek ekonomi dunia bisnis, seperti sakala
ekonomis (economies of scale), lingkup ekonomis (economies of scope)
dan sourcing advantages. Sakala ekonomis berupa pengurangan biaya
perunit (unit cost) bisa diperoleh melalui upaya memasok lebih dari satu
pasar luar negeri.
·
Faktor negara (country drivers)
Dimasa lampau, hambatan pemerintah terhadap masuknya invesatasi dan
perusahaan asing berdampak pada terproteksinya pasar domestik dan tidak
berkembangnya pemasaran global. Perkembangan terakhir menunjukan adanya trend
kearah perdagangan bebas yang memfasilitasi aktivitas pemasaran global.
·
Faktor persaingan (competition drivers)
Dalam sejumlah industri, keberhasilan pesaing yang melakukan “go global”
bisa menjadi pendorong kuat bagi perusahaan lain untuk mengikutinya.
·
Faktor-faktor lain
Faktor 4C dari George S. Yip bisa dtambah dengan 3C lain yang tak kalah
pentingnya sebagai pemicu globalisasi industri :
– Comunication
technology advancement, yakni revolusi dalam teknologi informasi dan
komunikasi.
– Capital, yakni
menyangkut globalisasi pasar-pasar finansial.
– Chain
(network), terutama penyempurnaan dalam bisnis travel.
1.
PEMASARAN
Dasar dari keberhasilan program pemasaran global adalah pemahaman yang
mendalam akan disiplin pemasaran. Pemasaran adalah proses mengkonsentrasikan
berbagai sumber daya dan sasaran dari sebuah organisasi pada kesempatan dan
kebutuhan lingkungan.
1.
Konsep Pemasaran
Konsep baru pemasaran dan Empat ”P” . Product, Price, Place,
and Promotion.
1.
Konsep Strategis Pemasaran
Konsep strategis pemasaran merupakan suatu perkembangan yang besar dalam
sejarah pemikiran pemasaran, mengubah fokus pemasaran dari pelanggan atau
produk ke pelanggan dalam konteks lingkungan eksternal yang lebih luas.
1.
Tiga Prinsip Pemasaran
Inti dari pemasaran dapat diringkas dalam 3 prinsip dasar :
1.
mengidentifikasikan tujuan dan tugas pemasaran
2.
kenyataan persaingan dari pemasaran
iii. berbargai
cara utama untuk mencapai 2 prinsip utama
1.
Tahap-Tahap dari Pemasaran Domestik Ke Pemasaran
Global/Transnasional
1.
Pemasaran Domestik
Pemasaran yang secara nyata ditunjukkan pada pasar dalam negeri disebut
pemasaran domestik.Orientasi mereka adalah bersifat “ETHNO CENTRIC”, yaitu
bahwa sifat pasar atau Konsumen dimanapun akan sama , sehingga manajemen
memandang pasar Domestik padat dengan peluang yang jauh lebih aman.
2.
PemasaranEkspor
Adalah tahap pertama untuk menanggapi kesempatan pasar di luar negeri.
Pemasar ekspor menjadikan pasar di luar negeri sebagai sasaran dan
menggantungkan diri pada produksi dalan negeri untuk memasok pasar ini. Fokus
dalam tahap ini adalahmenafaatkan produk dan pengalaman dalam negeri.
3.
Pemasaran Internasional
Bertindak lebih jauh lagi dari pemasara ekspor dan menjadi lebih terlibat
dalam lingkungan pemasaran dalam negara tempat perusahaan tadi melakukan
bisnis.
4.
Pemasaran Multinasional
Organisai pemasaran internasional mulai dengan menfokuskan pada
memanfaatkan pengalaman dan produk perusahaan.
5.
Pemasaran Global / Transnasional
Menfokuskan pada pemanfaatan asset, pengalaman dan produk perusahaan secara
global dan pada melakukan penyesuaian pada apa yang benar-benar unik dan
berbeda dalan setiap negara. Konsep ini mengakui budaya universal dan perbedaan
pasar yang unik.
1.
Segmentasi, Targeting, Positioning dan Branding Global
Strategi utama dalam pemasaran global berkenaan dengan proses segmentasi,
penetapan pasar sasaran, dan positioning produk sedemikian rupa, sehingga
produk perusahaan dipersepsikan unik dan unggul dibandingkan produk para
pesaing. Selain itu, penentuan merek global juga merupakan keputusan kritis
yang dalam banyak kasus berpengaruh pada kesuksesan perusahaan global dalam
jangka panjang.
1.
Segmentasi Global
Segmentasi pasar adalah proses memilah suatu pasar kedalam berbagai
kelompok pelanggan yang berperilaku sama atau memiliki kebutuhan serupa. Setiap
kelompok bisa dipilih sebagai pasar sasaran untuk dilayani dengan strategi
pemasaran tersendiri. Proses ini bermula dari penentuan basis segmentasi, yaitu
factor produk spesifik yang merefleksikan perbedaan – perbedaan dalam tuntutan
pelanggan atau daya tanggap terhadap variable pemasaran.
1.
Global Targeting
Global targeting merupakan proses mengevaluasi dan membandingkan beragai
segmen pasar global, serta memilih satu atau lebih di antaranya sebagai pasar
sasaran yang dinilai berpotensi paling besar untuk dilayani secara efektif dan
efisien. Perusahaan selanjutnya akan merancang bauran pemasaran sedemikian
rupa, sehingga bisa mewujudkan Return Of Sales (ROS) terbaik bagi perusahaan
dan sekaligus menciptakan nilai maksimum kepada para pelanggan.
1.
Global Positioning
Pada prinsipnya, positioning merupakan usaha untuk menempatkan produk dalam
benak pelanggan sedemikian rupa, sehingga memperoleh posisi yang unik dan
unggul dibandingkan produk pesaing. Posisi yang unik dan unggul ini didapatkan
dari berbagai diferensiasi seperti : produk, layanan, personil, saluran
distribusi dan citra.
1.
Global Branding
Seperti halnya dengan positioning, isi pokok dalam global branding
menyangkut standardisasi versus adaptasi. Penggunaan satu merek global tidak
mungkin dilakukan jika :
1.
1.
Namanya sudah digunakan oleh perusahaan lain
2.
Nama yang dipakai bisa memiliki konotasi budaya yang berbeda.
3.
Ada tuntutan untuk menerjemahkan nama merek kedalam bahasa local.
1.
STRATEGI MEMASUKI PASAR GLOBAL
1.
Melakukan Ekspor-Impor
2.
Membuka kantor perwakilan atau cabang
Pembentukan sebuah anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya disebut sebagai
Greenfield Venture atau usaha ladang-hijau. Tindakan ini merupakan sebuah
proses yang kompleks dan berpotensi akan memakan biaya besar, tetapi strategi
ini memiliki keunggulan karena memiliki kontrol maksimum kepada perusahaan
sehingga jika berhasil berpotensi memberikan laba di atas rata-rata. Hal ini
secara khusus benar untuk perusahaan yang memiliki kapabilitas tidak berwujud .
1.
Mengeluarkan lisensi asing/kontrak manufaktur dan alih
teknologi.
Perusahaan pemberi Lisensi (Licensor) membuat persetujuan dengan menerima
Lisensi (Licensee) bahwa Licensee memperoleh Hak untuk menggunakan Proses /
Teknologi Produksi, Merk Dagang, Paten dsb, dengan membayar Fee / Royalty
kepada Licensor . Licensor dalam hal ini memperoleh manfaat , yaitu dapat
memasuki pasar Asing dengan Risiko Rendah. Contoh : DISNEYLAND mengeluarkan
Lisensi untuk memproduksi dan memasarkan produknya : – Donald Bebek,
Mickeymouse, dll.
1.
Melakukan Franchising
Yaitu bentuk kerjasama tertulis antara pihak Franchisor dan Franchise
diberi hak untuk mendistribusikan Produk atau Jasa tertentu dalam periode dan
Wilayah tertentu serta cara-cara yang ditentukan oleh Franchisor. Contoh : MC.
Donald, KFC. Dll.
1.
Membuka Usaha Patungan atau Joint Venture
Investor luar negeri dapat bergabung investor lkal untuk membentuk usaha
patungan dimana mereka membagi kepemilikan dan control. Perusahaan luar neheri
mungkin kekurangan sumber daya finansial atau manajerial atau manajerial untuk
menjalankan usahanya.
1.
Melakukan Akuisisi Perusahaan Lain
Akuisisi adalah pengambilan kepemilikan atau pengendalian atas saham atau
asset suatu perusahaan oleh perusahaan lain, dan dalam peristiwa ini baik
perusahaan pengambilalih atau yang diambil alih tetap eksis sebagai badan hukum
yang terpisah.
1.
Keuntungan akuisisi diantaranya
adalah :
·
akuisisi dapat menyediakan akses cepat ke sebuah pasar yang baru
·
akuisisi dapat memberikan jalan untuk ekspansi internasional
1.
kelemahan dari akuisisi diantaranya adalah :
·
pendanaan yang mahal sehingga seringkali diperlukan pendanaan melalui
utang.
·
negosiasi internasional untuk akuisis dapat menjadi kompleks karena
dihadapkan pada syarat-syarat hukum dan perundang- undangan di negara tuan
rumah dan perusahaan sasaran dan mendapatkan informasi yang tepat untuk
menegosiasikan perjanjian.
1.
Distribusi Global
Distribusi merupakan salah satu keputusan penting menentukan keberhasilan
pemasaran global.Akselerasi siklus hidup produk dan meningkatnya kebutuhan
capital untuk riset dan pengembangan produk menuntut entri pasar global yang
cepat ke sejumlah pasar nasonal.Kemampuan memaksimumkan jumlah pasar yang bisa
sukses dimasuki membutuhkan akses dalam system distribusi dan koordinasi antara
pemasaran dengan produksi.
1.
Tujuan dan Struktur Saluran Distribusi
Tujuan pokok saluran distribusi adalah mneciptakan utilitas bagi para
pelanggan. Utilitas tersebut terdiri atas 5 kategori berikut :
·
Utilitas tempat, yaitu ketersediaan produk dan jasa di lokasi yang nyaman
dan mudah diakses pelanggan potensial.
·
Utilitas waktu, yaitu ketersediaan produk dan jasa pada saat yang
diinginkan pelanggan
·
Utilitas bentuk, yaitu produk diproses, disiapkan dan siap dimanfaatkan,
serta dalam kondisi yang tepat.
·
Utilitas informasi, yakni jawaban atas pertanyaan dan komunikasi umum
mengenai fitur dan manfaat produk yang tersedia.
1.
Utilitas kepemilikan,
Menyangkut negosiasi dan peralihan hak milik atas produk atau jasa yang
dipasarkan dari produsen ke konsumen.
Kelima utilitas dasar ini bisa menjadi sumber keunggulan kompetitif dan
nilai produk.Karena itu, pemilihan strategi distribusi merupakan salah satu
keputusan kunci dalam manajemen pemasaran global.
1.
Strategi saluran disribusi dalam program pemasaran global harus sesuai
dengan posisi kompetitif perusahaan dan tujuan pemasaran keseluruhan di masing
– masing pasar nasional. Jika perusahaan ingin masuk ke pasar yang kompetitif,
ada 2 pilihan utama yang tersedia, yaitu :
·
Keterlibatan langsung, melalui wiraniaga atau toko ritel milik perusahaan
sendiri.
·
Keterlibatan tidak langsung, melalui agen, distributor, dan pedagang grosir
independen.
1.
Efektivitas Saluran Distribusi Global
Dalam rangka menetapkan strategi distribusi untuk pasar global atau menilai
saluran distribusi yang sudah ada, perusahaan harus mempertimbangkan biaya dari
berbagai alternative yang tersedia, hambatan masuk di pasar, orientasi
perantara, kemampuan saluran untuk mendistribusikan rentang produk perusahaan,
serta karakteristik produk atau jasa dan pelanggan.
1.
Konflik dan Pengendalian Saluran Ditribusi Global
Konflik dalam saluran distribusi terjadi manakala manajemen
interorganisasional bermasalah. Kerja sama merupakan unsur esensial dalam
distirbusi karena keserbaragaman perusahaan yang terlibat didalamnya. Bahkan
kebanyakan di antaranya pengambil keputusan independen yang tidak berada pada
kepemilkan yang sama. Situasi ini makin diperumit oleh factor budaya, jarak,
hukum dan peraturan, serta perbedaan praktik bisnis di pasar internasional.
1.
Inovasi dalam Saluran Distribusi Global
Inovasi saluran distribusi berkenaan dengan pencarian dan penemuan tipe
perantara baru yang bisa dipakai untuk mendistribusikan produk atau jasa
perusahaan. Inovasi bisa didapatkan dari 3 sumber, yaitu :
1.
Perubahan teknologi yang memungkinkan perusahaan menggunakan tipe perantara
yang sebelumnya tidak tersedia.
2.
Peraturan yang memungkinkan penciptaan tipe perantara tertentu.
3.
Eksperimentasi dengan tipe perantara yang sebelumnya belum pernah dicoba
oleh eksportir.
1.
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT BISNIS GLOBAL
2.
Kekuatan Yang Mendorong
·
Kebutuhan Pasar
Budaya universal seperti perbedaan budaya terdapat unsur yang sama dalam
sifat manusia yang menjadi dasar untuk menciptakan dan melayani pasar global.
Contoh : minuman ringan, salah satu industri global yang terbesar yang
sukses
·
Teknologi
Professor Levitt menulis artikel ” kenyataan komersial yang baru –
munculnya pasar global untuk produk konsumen standar dalam skala yang belum
pernah dibyangkan”. Ada kekuatan yang amat besar yang mendorong dunia ke arah
menyatunya hal-hal yang sudah umum dan kekuatan itu adalah Teknologi. Teknologi
menyederhanakan komunikasi, transpotasi dan perjalanan.
·
Biaya
Keseragaman dapat menurunkan biaya riset, rekayasa, desain, kreatif dan
produksi di semua fungsi bisni , dari rekayasa sampai pemasaran dan
administrasi.
·
Mutu
Volume global menghasilkan penerimaan dan mutu operasi yang lebih besar
untuk mendukung mutu desai dan pembuatan.
·
Komunikasi dan Transportasi
Revolusi informasi memberikan kontribusi pada berkembangnya pemasaran
global.
·
Daya Tuas
Keunggulan yang dimilikinya karena perusahaan itu beroperasi secara
simultan dilebih dari satu pasar nasinal. Sebuah perusahaan global dapat
mengembangkan 5 tipe daya tuas :
1.
Transfer pengalaman
2.
Transfer sistem
3.
Penghematan skala
4.
Pendayagunaan Sumber daya
5.
Strategi global
1.
Kekuatan Yang Menghambat
o Perbedaan Pasar
Dalam setiap kategori produk, perbedaan masih cukup banyak diantara batas
negara dan budaya budaya yang memerlukan adaptasi dari beberapa unsur bauran
pemasaran.
o Sejarah
Sejarah merek dagang mungkin memerlukan strategi pemasaran khusus dan
berbeda, serta di setiap negara perlu penentuan posisi tersendiri.
o Kecadokan Manajemen
Dalam banyak hal, produk dan kategori merupakan calon untuk globalisasi,
tetapi manajement tidak menangkap kesempatan tsb.
o Budaya Organisasi
Perusahaan global yang sukses adalah pemsar yang telah belajar cara
memadukan visi global dan perspektif dengan insiatif dan masukan pasar lokal.
Hal ini sulit dilakukan oleh perusahaan.
o Kendali Nasional/ Hambatan untuk masuk suatu
Negara
Setiap negara melindungi perusahaan lokal dan kepentingannya dengan
memegang kendali terhadap akses pasar dan jalan masuknya.
1.
. PERDAGANGAN LUAR NEGERI
Pengertian perdagangan internasional merupakan
hubungan kegiatan ekonomi antarnegara yang diwujudkan dengan adanya proses
pertukaran barang atau jasa atas dasar suka rela dan saling menguntungkan.
Perdagangan Internasional dapat juga diartikan perdagangan yang
dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar
kesepakatan bersama.
1.
Manfaat perdagangan internasional
·
Efisiensi
Melalui perdagangan internasional, setiap negara tidak perlu memproduksi
semua kebutuhannya, tetapi cukup hanya memproduksi apa yang bisa diproduksinya
dengan cara yang paling efisien dibandingkan dengan negara-negara lain. Dengan
demikian, akan tercipta efisiensi dalam pengalokasian sumber daya ekonomi
dunia.
·
Perluasan konsumsi dan produksi
Perdagangan internasional juga memungkinkan konsumsi yang lebih luas bagi
penduduk suatu negara.
·
Peningkatan produktifitas
Negara-negara yang berspesialisasi dalam memproduksi barang tertentu akan
berusaha meningkatkan produktivitasnya. Dengan demikian mereka akan tetap
unggul dari negara lain dalam memproduksi barang tersebut.
·
Sumber penerimaan Negara
Dalam perdagangan internasional juga bisa menjadi sumber pemasukan kas
negara dari pajak-pajak ekspor dan impor.
1.
Kebijakan Perdagangan Internasional
Kebijakan perdagangan internasional setiap negara berbeda dengan negara
lain. Ada negara yang memilih menjalankan kebijakan perdagangan bebas (free
trade), ada yang memilih menjalankan kebijakan perdagangan proteksionis, dan
ada pula yang memilih gabungan keduanya.
· Perdagangan
Bebas
Perdagangan bebas adalah keadaan ketika pertukaran barang/jasa antarnegara
berlangsung dengan sedikit ataupun tanpa rintangan.
Menurut aliran fisiokratis dan aliran liberal (klasik), liberalisasi
perdagangan dapat memacu kinerja ekspor dan pertumbuhan ekonomi karena beberapa
alasan berikut.
1.
Perdagangan Bebas cenderung memacu persaingan, sehingga menyempurnakan
skala ekonomis dan alokasi sumber daya.
2.
Perdagangan bebas mendorong peningkatan efisiensi, perbaikan mutu produk,
dan perbaikan kemajuan teknologi sehingga memacu produktivitas faktor produksi.
3.
Perdagangan bebas merangsang pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan serta
memupuk tingkat laba, tabungan, dan investasi.
4.
Perdagangan bebas akan lebih mudah menarik modal asing dan tenaga ahli,
laba, tabungan, dan investasi.
5.
Perdagangan bebas memungkinkan konsumen menghadapi ruang lingkup pilihan
yang lebih luas atas barang-barang yang tersedia.
· Perdagangan
Proteksionis
Salah satu tujuan kebijakan perdagangan proteksionis adalah untuk
meningkatkan daya saing produk diluar negeri. Menurut pengatur kebijakan
proteksionis, nilai tukar (terms of trade) barang manufaktur, yaitu ekspor
utama negara-negara maju, sering dinilai lebih tinggi dari nilai tukar barang
primer, yaitu ekspor utama negara-negara berkembang. Itulah yang menjadi alasan
utama timbulnya kebijakan perdagangan proteksionis.
Dalam kenyataannya, terdapat beberapa alat kebijakan perdagangan
proteksionis yang digunakan oleh hampir semua negara. Beberapa diantaranya
adalah tarif atau bea masuk, kuota, subsidi, dan larangan impor.
·
Tarif atau Bea Masuk
Tarif atau bea masuk adalah pajak yang dikenakan terhadap barang yang diperdagangkan
baik barang impor maupun ekspor.
·
Kuota
Kuota adalah batas maksimum jumlah barang tertentu yang bisa diimpor dalam
periode tertentu, biasanya satu tahun.
·
Subsidi
Subsidi terhadap biaya produksi barang domestik akan menurunkan harga,
sehingga produksi domestik dapat bersaing dengan barang impor dan akan
mendorong konsumen membelinya.
·
Larangan Impor
Karena alasan-alasan tertentu, baik yang bersifat ekonomi maupun politik,
suatu negara tidak menghendaki impor barang tertentu.
1.
Dampak Positif Perdagangan Internasional
2.
Meningkatkan Kesejahteraan
3.
Mempercepat Pembangunan
4.
Meningkatkan sumber daya manusia
5.
Alih Teknologi
6.
Dampak Negatif Perdagangan Internasional
7.
Menimbulkan ketergantungan kepada negara lain
8.
Cenderung statis
9.
Pengusaha yang tidak kompetitif terancam gulung tikar
10. Adanya perubahan nilai
sosial budaya
11. Faktor-faktor yang
mempengaruhi perdagangan internasional
Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan
internasional, di antaranya sebagai berikut :
·
Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri
·
Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan Negara
·
Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam
mengolah sumber daya ekonomi
·
Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk
menjual produk tersebut.
·
Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenagaü kerja,
budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi
dan adanya keterbatasan produksi.
·
Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang.
·
Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik dan dukungan dari negara
lain.
·
Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat
hidup sendiri.
1.
Faktor-faktor yang mendorong terjadinya perdagangan
antarnegara
·
Keanekaragaman Kondisi Produksi
Keanekaragaman kondisi produksi merujuk kepada potensi faktor-faktor
produksi yang dimiliki suatu negara. Contohnya Indonesia, memiliki potensi
besar dalam memproduksi barang-barang hasil pertanian. Dengan kata lain,
melalui perdagangan, suatu negara dapat memperoleh barang yang tidak dapat
dihasilkannya di dalam negeri.
·
Penghematan Biaya Produksi/Spesialisasi
Perdagangan internasional memungkinkan suatu negara memproduksi barang
dalam jumlah besar, sehingga menghasilkan increasing returns to scale atau
biaya produksi rata-rata yang semakin menurun ketika jumlah barang yang
diproduksi semakin besar. Jadi, apabila suatu negara berspesialisasi
memproduksi barang tertentu dan mengekspornya, biaya produksi rata-ratanya akan
turun.
·
Perbedaan Selera
Sekalipun kondisi produksi di semua negara adalah sama, namun setiap negara
mungkin akan melakukan perdagangan jika selera mereka berbeda. Contohnya,
Norwegia mengekspor daging dan Swedia mengekspor ikan. Kedua negara akan
memperoleh keunggulan dari perdagangan ini dan jumlah orang yang berbahagia
meningkat.
Analisa Kasus Pemasaran global Lenovo
1.
Profil perusahaan Lenovo
Lenovo muncul sebagai hasil dari penggabungan dua perusahaan yang paling
bertingkat dalam teknologi dan bisnis: Legenda Holdings di Cina dan Pribadi
Divisi Komputasi IBM di Amerika Serikat. Merger ini dianggap sebagai peristiwa
DAS dalam bisnis global dengan potensi untuk mengintegrasikan dua budaya yang
berbeda, bahasa, proses dan pasar.
Akibatnya, Lenovo mewujudkan kemungkinan pasar yang unik dalam menggabungkan yang terbaik dari Timur dan Barat – bergabung Amerika Utara dan Cina berbasis teknologi pemain dalam penciptaan pemimpin PC bersatu global dengan posisi pasar yang berkembang di pasar negara maju dan berkembang sama. Dengan lebih dari $ 16 miliar dalam pendapatan tahunan, kekuatan pasar Lenovo mencakup geografi pasar tidak hanya tetapi juga konsumen dunia dan pasar bisnis PC.Seorang Pemimpin Seluruh Dunia.
Lenovo adalah salah satu pembuat terbesar di dunia komputer pribadi dan membuat PC dunia yang paling inovatif, termasuk notebook ® terkenal ThinkPad serta produk membawa ® ThinkCentre, ThinkStation ®, ThinkServer ®, IdeaCentre ® dan ® IdeaPad sub-merek.
Hari ini, Lenovo adalah perusahaan global dengan operasi yang signifikan di enam benua dan beroperasi di lebih dari 60 negara dan menjual produk di 160. Semua orang di Lenovo bangga pada kemampuan kami untuk menarik bakat terbaik dari berbagai latar belakang dan dari seluruh dunia. Kami melihat perbedaan dan keberagaman sebagai sumber kekuatan dalam membangun budaya kolaboratif yang membantu kita mencapai tujuan kita.
Kami tidak memiliki kantor pusat dunia dan, sebaliknya, telah menempatkan struktur manajemen terdistribusi yang menempatkan hub operasional di pusat-pusat keunggulan di seluruh dunia mengintegrasikan kelompok ini, beragam berbakat menjadi perusahaan Generasi Berikutnya kohesif.
Tim manajemen multikultural kami bebas untuk mengadakan dimanapun dan kapanpun itu yang paling masuk akal. Lenovo telah hub operasi di Beijing, Raleigh, NC, dan Paris, sebuah hub pemasaran di Bangalore, India, dan pusat-pusat penelitian utama di Yokohama, Jepang, Beijing, Shanghai dan Shenzhen, Cina, dan Raleigh, North Carolina.
Akibatnya, Lenovo mewujudkan kemungkinan pasar yang unik dalam menggabungkan yang terbaik dari Timur dan Barat – bergabung Amerika Utara dan Cina berbasis teknologi pemain dalam penciptaan pemimpin PC bersatu global dengan posisi pasar yang berkembang di pasar negara maju dan berkembang sama. Dengan lebih dari $ 16 miliar dalam pendapatan tahunan, kekuatan pasar Lenovo mencakup geografi pasar tidak hanya tetapi juga konsumen dunia dan pasar bisnis PC.Seorang Pemimpin Seluruh Dunia.
Lenovo adalah salah satu pembuat terbesar di dunia komputer pribadi dan membuat PC dunia yang paling inovatif, termasuk notebook ® terkenal ThinkPad serta produk membawa ® ThinkCentre, ThinkStation ®, ThinkServer ®, IdeaCentre ® dan ® IdeaPad sub-merek.
Hari ini, Lenovo adalah perusahaan global dengan operasi yang signifikan di enam benua dan beroperasi di lebih dari 60 negara dan menjual produk di 160. Semua orang di Lenovo bangga pada kemampuan kami untuk menarik bakat terbaik dari berbagai latar belakang dan dari seluruh dunia. Kami melihat perbedaan dan keberagaman sebagai sumber kekuatan dalam membangun budaya kolaboratif yang membantu kita mencapai tujuan kita.
Kami tidak memiliki kantor pusat dunia dan, sebaliknya, telah menempatkan struktur manajemen terdistribusi yang menempatkan hub operasional di pusat-pusat keunggulan di seluruh dunia mengintegrasikan kelompok ini, beragam berbakat menjadi perusahaan Generasi Berikutnya kohesif.
Tim manajemen multikultural kami bebas untuk mengadakan dimanapun dan kapanpun itu yang paling masuk akal. Lenovo telah hub operasi di Beijing, Raleigh, NC, dan Paris, sebuah hub pemasaran di Bangalore, India, dan pusat-pusat penelitian utama di Yokohama, Jepang, Beijing, Shanghai dan Shenzhen, Cina, dan Raleigh, North Carolina.
Perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 23.000 orang di seluruh dunia, termasuk
1.700 desainer, para ilmuwan dan insinyur, yang mewakili koleksi yang luas dari
kebangsaan dan bahasa, tetapi pada saat yang sama bekerja dengan satu bahasa
terpadu dan visi: untuk membangun komputer yang paling sangat direkayasa di
dunia pribadi.Dua Jalan untuk Membuat PC Powerhouse.
Pada tahun 1981, IBM meluncurkan Divisi Personal Computing nya yang secara harfiah diciptakan komputasi personal dengan inovasi seperti komputer laptop pertama, para pendahulu untuk notebook ThinkPad, identik dengan inovasi dan kualitas. Pada tahun 1984, Legend Holdings didirikan di Cina dengan hanya 11 ilmuwan komputer dan $ 25.000 tunai, dengan ide memberikan teknologi informasi lebih cepat kepada konsumen dan bisnis di China.
Pada tahun 2003, Legenda mulai memasarkan produk di bawah merek Lenovo, perpaduan yang “Le” dari Legend dengan “novo,” kata Latin untuk “baru.” Ini resmi berubah nama perusahaan dari Legenda ke Lenovo setahun kemudian. Pada tahun 2005, akuisisi Lenovo Group divisi PC IBM pada dasarnya gabungan kekuatan pasar Lenovo di Cina dan tempat lain di Asia antara konsumen dengan posisi kepemimpinan IBM di Eropa dan Amerika Utara kalangan pengguna PC bisnis.
Pada tahun 2007, Lenovo meluncurkan IdeaPad garis konsumen-merek produk PC dan tetes penggunaan logo IBM pada semua produk dua tahun lebih cepat dari jadwal. Pada tahun 2008, Lenovo menyelesaikan masuknya ke pasar server dengan meluncurkan portofolio ThinkServer ™, dirancang untuk memberikan pengalaman server yang lebih baik untuk pelanggan bisnis kecil dan menengah.Inovasi: Sebuah Nilai Inti Lenovo memiliki track record terbesar bagi inovasi dalam industri PC dan tetap berkomitmen untuk inovasi dalam produk dan teknologi. Inovasi adalah bagaimana Lenovo mencapai diferensiasi kompetitif dan drive peluang pasar baru, seperti mobile internet, rumah digital dan komputasi awan.
Strategi inovasi Lenovo didasarkan pada pendekatan dua-berjenjang untuk memecahkan masalah dunia nyata pelanggan:
Fokus mayoritas pengembangan ide-ide yang dapat dibawa ke pasar dalam 24 bulan
Investasi jangka panjang dalam penelitian menargetkan “permainan berubah” memainkan besar.
Lenovo mengoperasikan tujuh pusat penelitian dan pengembangan dan lebih dari 46 laboratorium kelas dunia, termasuk pusat penelitian utama di Yokohama, Jepang, Beijing, Shanghai dan Shenzhen, Cina, dan Raleigh, NC. Perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 1.700 insinyur, peneliti dan ilmuwan dan telah menerima lebih dari 100 penghargaan desain utama. R & D Lenovo pusat telah menghasilkan beberapa kemajuan dunia yang paling penting dalam teknologi PC, mulai dari “kotak bento” asli desain notebook PC di tahun 1992 untuk peluncuran 2008 dari ThinkPad X300 yang inovatif “Kodachi,” digembar-gemborkan sebagai salah satu dunia paling ringan, tertipis dan paling inovatif PC notebook dengan fitur lengkap yang pernah. Komitmen Lenovo terhadap inovasi memperkenalkan pengalaman pertama industri yang lebih dan teknologi yang menetapkan bar untuk pengguna bisnis serta konsumen, termasuk:
Pada tahun 1981, IBM meluncurkan Divisi Personal Computing nya yang secara harfiah diciptakan komputasi personal dengan inovasi seperti komputer laptop pertama, para pendahulu untuk notebook ThinkPad, identik dengan inovasi dan kualitas. Pada tahun 1984, Legend Holdings didirikan di Cina dengan hanya 11 ilmuwan komputer dan $ 25.000 tunai, dengan ide memberikan teknologi informasi lebih cepat kepada konsumen dan bisnis di China.
Pada tahun 2003, Legenda mulai memasarkan produk di bawah merek Lenovo, perpaduan yang “Le” dari Legend dengan “novo,” kata Latin untuk “baru.” Ini resmi berubah nama perusahaan dari Legenda ke Lenovo setahun kemudian. Pada tahun 2005, akuisisi Lenovo Group divisi PC IBM pada dasarnya gabungan kekuatan pasar Lenovo di Cina dan tempat lain di Asia antara konsumen dengan posisi kepemimpinan IBM di Eropa dan Amerika Utara kalangan pengguna PC bisnis.
Pada tahun 2007, Lenovo meluncurkan IdeaPad garis konsumen-merek produk PC dan tetes penggunaan logo IBM pada semua produk dua tahun lebih cepat dari jadwal. Pada tahun 2008, Lenovo menyelesaikan masuknya ke pasar server dengan meluncurkan portofolio ThinkServer ™, dirancang untuk memberikan pengalaman server yang lebih baik untuk pelanggan bisnis kecil dan menengah.Inovasi: Sebuah Nilai Inti Lenovo memiliki track record terbesar bagi inovasi dalam industri PC dan tetap berkomitmen untuk inovasi dalam produk dan teknologi. Inovasi adalah bagaimana Lenovo mencapai diferensiasi kompetitif dan drive peluang pasar baru, seperti mobile internet, rumah digital dan komputasi awan.
Strategi inovasi Lenovo didasarkan pada pendekatan dua-berjenjang untuk memecahkan masalah dunia nyata pelanggan:
Fokus mayoritas pengembangan ide-ide yang dapat dibawa ke pasar dalam 24 bulan
Investasi jangka panjang dalam penelitian menargetkan “permainan berubah” memainkan besar.
Lenovo mengoperasikan tujuh pusat penelitian dan pengembangan dan lebih dari 46 laboratorium kelas dunia, termasuk pusat penelitian utama di Yokohama, Jepang, Beijing, Shanghai dan Shenzhen, Cina, dan Raleigh, NC. Perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 1.700 insinyur, peneliti dan ilmuwan dan telah menerima lebih dari 100 penghargaan desain utama. R & D Lenovo pusat telah menghasilkan beberapa kemajuan dunia yang paling penting dalam teknologi PC, mulai dari “kotak bento” asli desain notebook PC di tahun 1992 untuk peluncuran 2008 dari ThinkPad X300 yang inovatif “Kodachi,” digembar-gemborkan sebagai salah satu dunia paling ringan, tertipis dan paling inovatif PC notebook dengan fitur lengkap yang pernah. Komitmen Lenovo terhadap inovasi memperkenalkan pengalaman pertama industri yang lebih dan teknologi yang menetapkan bar untuk pengguna bisnis serta konsumen, termasuk:
– LePhone smartphone yang memberikan gaya fantastis, ukuran kecil dan
antarmuka yang unik menargetkan pasar high-pertumbuhan China
konvergensi mobile.- ThinkPad Edge, ThinkPad memberikan kualitas dan
fungsionalitas ke pasar bisnis canggihkecil.
Tujuan akhir dari R & D tim Lenovo adalah untuk meningkatkan pengalaman keseluruhan kepemilikan PC, saat mengemudi menurunkan biaya kepemilikan. Perusahaan ini kaya bakat, dengan tim yang telah memenangkan ratusan penghargaan teknologi dan desain – termasuk lebih dari 2.000 paten – dan memperkenalkan industri banyak pengalaman pertama:
Tujuan akhir dari R & D tim Lenovo adalah untuk meningkatkan pengalaman keseluruhan kepemilikan PC, saat mengemudi menurunkan biaya kepemilikan. Perusahaan ini kaya bakat, dengan tim yang telah memenangkan ratusan penghargaan teknologi dan desain – termasuk lebih dari 2.000 paten – dan memperkenalkan industri banyak pengalaman pertama:
– TrackPoint perangkat penunjuk
(“tombol merah kecil”)- ThinkPad desain – salah satu PC
industri yang paling diam- VeriFace: pengenalan wajah Lenovo teknologi yang menciptakan
peta digital yang menjadi password sistem.
– Dual layar mobile workstation: menggabungkan desain yang unik dengan teknik yang rumit untuk memenuhi kebutuhan permintaan tinggi lingkungan komputasi.
industri yang paling diam- VeriFace: pengenalan wajah Lenovo teknologi yang menciptakan
peta digital yang menjadi password sistem.
– Dual layar mobile workstation: menggabungkan desain yang unik dengan teknik yang rumit untuk memenuhi kebutuhan permintaan tinggi lingkungan komputasi.
2.
Kasus Pemasaran Global Lenovo
Lembaga riset IDC belum lama ini mengungkapkan lima vendor yang mampu berbicara
banyak di dunia dalam pengapalan smart connected device.
Smart connected device adalah perangkat yang banyak digunakan untuk
terkoneksi ke internet. Perangkat yang masuk kategori ini adalah komputer
desktop, notebook, netbook, tablet, dan smartphone.
Posisi Lenovo berada di nomor tiga untuk pengapalan produk ini dengan
menguasai 6,5% pangsa pasar. Di pasar global, Lenovo kuat di notebook dan
netbook dimana mengapalkan 30 juta unit selama 2012.
Produk smartphone dari pabrikan ini juga mengalami pertumbuhan yang tinggi
dari menjual sebanyak 3,7 juta unit pada 2011 menjadi 23,7 juta unit di
2012.
Di Indonesia, Lenovo belum bermain lama di pasar smartphone. Pabrikan ini
baru masuk di semester II-2012.
Lenovo bekerja sama dengan PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) untuk
memasarkan smartphone varian S880 pada awalnya. Trikomsel juga menggandeng anak
usahanya PT Global Teleshop Tbk (GLOB).
Sekarang, 50% dari gerai ritel Trikomsel,yakni OkeShop dan Global Teleshop
yang berjumlah lebih 1.200 gerai sudah menjual produk smartphone Lenovo.
Pada Oktober 2012 silam mereka sudah merilis lima varian smartphone
berbasis Android di pasar Indonesia dengan harga kompetitif, mulai Rp1 jutaan
hingga yang termahal Rp4,4 jutaan.
Selama periode Oktober-Desember 2012, lebih dari 100 ribu unit
smartphone dikapalkan ke pasar Indonesia.
·
Sudah dikenal
Presiden Direktur Lenovo Indonesia Sandy Lumy mengungkapkan, cepatnya pasar
Indonesia merespons produk besutannya tak bisa dilepaskan dari familiarnya
merek Lenovo di telinga masyarakat.
“Kami tidak mulai dari nol, merek Lenovo sudah sangat populer lewat produk
komputer, seperti laptop, desktop PC, bahkan netbook. Ini menjadi kekuatan
karena pembeli sudah sangat yakin dengan kualitas Lenovo. Karena itu,
mereka tidak ragu untuk membeli produk smartphone Lenovo,” ujarnya.
·
Kunci Sukses
Menurut lembaga survei Gartner terdapat empat hal yang
menjadi kunci sukses Lenovo bermain di pasar smartphone China.
Pertama adalah brand recognition Lenovo sendiri yang sangat baik di China. Kedua distribusi menyeluruh. Ketiga portofolio produk yang lengkap, serta keempat keterjangkauan harga produk.
Pertama adalah brand recognition Lenovo sendiri yang sangat baik di China. Kedua distribusi menyeluruh. Ketiga portofolio produk yang lengkap, serta keempat keterjangkauan harga produk.
Keempat kunci sukses itu pula yang ternyata menjadi strategi utama Lenovo
Mobile Indonesia untuk melakukan penetrasi di pasar lokal, yang sedikit banyak
memiliki kesamaan dengan pasar China.
Sedangkan dari sisi produk, Lenovo dengan pintar bermain di phablet yang
memiliki harga terjangkau. Hal itu terbukti dengan tingginya penjualan model
Lenovo Mobile Indonesia yang memiliki ukuran layar 5 inci,yakni S880.
Permintaan terhadap S550 mencapai 50% dari total penjualan Lenovo Mobile di
Indonesia. S880 memiliki layar 5 inci, OS Android ICS, dualSIM, prosesor
1 GHz,baterai 2250 mAh, dan mampu menerima 5 titik sentuhan sekaligus
Lenovo juga terus menambah varian produknya. Belum lama ini lima varian
baru dilepas ke pasar yakni Lenovo S890,S720,P770, A800,dan A690.
“Kami optimistis bisa masuk tiga besar untuk smartphone. Minimal 10% dari total smartphone terjual itu merek Lenovo di Indonesia. Kekuatan kita ada di harga Rp1 jutaan- Rp2,8 jutaan. Segmen pasar itu yang paling gemuk di Indonesia,” katanya.
“Kami optimistis bisa masuk tiga besar untuk smartphone. Minimal 10% dari total smartphone terjual itu merek Lenovo di Indonesia. Kekuatan kita ada di harga Rp1 jutaan- Rp2,8 jutaan. Segmen pasar itu yang paling gemuk di Indonesia,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Asia-Pasifik dan Amerika-Latin Lenovo Group Milko Van
Duijl mengungkapkan, perseroan masuk ke Negara seperti Indonesia guna
menghindari bujet pemasaran yang besar serta kebijakan properti intelektual di
Amerika Serikat dan Eropa Barat.
“Untuk mendapatkan hak kekayan intelektual untuk telepon di Amerika Serikat
sangat sulit, memakan waktu lama dan memakan banyak biaya investasi. Padahal
kami harus bersaing dari sisi harga,” katanya.
Perusahaan menganggarkan 30% keuntungannya di kuartal I tahun ini untuk
mengembangkan pasar di Asia Pasifik dan Amerika Latin. Van Duijl memprediksi
penjualan Lenovo di wilayah tersebut akan naik 72% menjadi US$ 1,72
miliar.
Presiden Direktur Trikomsel Sugiono Wiyono mengakui, pasar kelas
mmenengah di Indonesia sangat besar dan terus tumbuh. “Produk Lenovo yang
berkonsep value for money sangat cocok memanjakan mereka,” ungkapnya..(id).
1.
Kesimpulan
Lenovo adalah salah satu vendor dari perusahaan yang bergerak pada bidang
industri telokomunikasi. Produk-produk yang diproduksi seperti Laptop,
Notebook, Desktop dan Smartphone. Dengan fitur yang memadai serta harga yang
terjangkau Produk-produk dari Lenovo mudah dijangkau oleh masyarakat. Dan
karena sudah terbentuk juga Brand Awarness pada produk
Laptop,Desktop, dan Notebook. Pada saat penetrasi Handphone, Lenovo sudah dapat
menempati pangsa pasar global sebesar 6,5 pangsa pasar
Refernsi
Komentar
Posting Komentar